Langsung ke konten utama

Organisasi Masyarakat



Di Susun untuk memenuhi tugas.
Mata Kuliah : Ilmu aplikasi Komputer dan Internet
Dosen : Idi Sumardi


Di Susun oleh Rizky Fauzi Mulyana dan Egi Ginanjar


KELAS 2C
JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS AL - GHIFARI BANDUNG



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam pembahasan kami disini akan memaparkan bagaimana Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Organisasi Kepemudaan (OKP). Yang dimana semua wadah tersebut digunakan untuk pemberdayaan masyarakat dan menjalankan aktifitas, sekaligus sebagai sarana untuk ikut berpartisipasi membangun daerah.
Ormas,LSM,OKP  merupakan mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bersama yang tujuan utamanya adalah Kesejahteraan masyarakat dan Ketertiban bangsa. Serta diharpkan menumbukembangkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

1.2 Rumusan masalah

Apa pengaruh dan peran Ormas yang ada dalam suatu wilayah/daerah
Sudahkah Ormas tersebut memiliki pemahaman serta aktifitasnya berlandaskan Pancasila

1.3 Tujuan Penulisan

Untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila.
Dapat memahami bagaimana peran ormas terhadap masyarakat serta kita jadi bisa ambil peran untuk memberi arahan agar semua wadah yang ada di masyarakat untuk tetap sejalan dengan nilai – nilai Pancasila.




BAB II
PEMBAHASAN

Kelompok kami akhirnya memutuskan untuk melakukan observasi terhadap salah satu Ormas yang terkenal di bandung, yaitu Brigez. Sengaja kelompok kami memilih Brigez karena dirasa Ormas tersebut dikalangan masyarakat cukum memandangnya sebelah mata, terlepas apapun kegiatan yang Brigez lakukan, maka dari itu kami memutuskan untuk mewawancarai salah satu Sekretariat DPC dan PAC wilayah cisaranten yaitu Tantan Darajat. Untuk membahas lebih lanjut kami akan memulai dari sejarah berdirinya Brigez.

2.1 Sejarah Singkat Berdirinya

            Brigade to seven atau yang akrab dengan nama “Brigez” adalah salah satu organisasi non formal yang beranggotakan para kesatria” muda kota bandung untuk memerangi para pembuat onar jalanan yang sering membuat kota bandung menjadi menangis!!!. Brigez berpusat di SMAN 7 Bandung yang juga merupakan ibu pertiwi dari brigez itu sendiri.
Brigez lahir di SMUN 7 Bandung, sesuai dengan namanya Brigade Seven. Sejak masih embrio pada tahun 80-an geng ini merupakan rival terberat XTC. Awal terbentuknya tak lebih dari hanya sekadar kumpul-kumpul biasa. Dulu geng ini hanya beranggotakan tidak lebih dari 50 motor. Kini pengikutnya mencapai ribuan motor dan tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Tidak ada pengurus, hanya ada ketua yang bertugas mengkoordinir saja. Warna bendera negara Irak tanpa huruf Arab di tengahnya, menjadi lambang identitas kelompok ini dengan kelelawar hitam sebagai simbolnya. Nama Brigez acapkali diplesetkan menjadi Brigade setan atau Brigade Senja, karena mereka sering nongkrong bersamaan dengan kepulangan sang surya. Berbeda dengan XTC, Brigez identik dengan sikap anti gerombolan berani menantang lawan 1 lawan 1 brigez sering merubah nama pertama kali brigez bernama brigade yaitu nama band di smun 7 yang mempunyai pendukung fanatik kemudian berganti nama menjadi brigade senja saat itu mulai mempunyai musuh karna gesekan2 seperti hinaan dari pihak lawan hampir tiap tahun tawuran marak di mana-mana setelah itu brigez meredup namun awal tahun 1999 brigez muncul dengan nama baru yaitu brigade to seven dengan arti lahir di smun 7 pada tanggal 7 bulan 7 tahun 1987.


2.2 Tentang Brigez Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Arcamanik

            Seperti yang sudah di sebutkan di awal kami telah mewawancarai sekertaris DPC sekaligus ketua Pimpinan Antar Cabang (PAC) Brigez Arcamanik yang bernama Tantan Darajat atau akrab di sapa “Bote”. Dari hasil wawancara yang telah di lakukan kami mendapatkan informasi bahwasanya Brigez sudah di akui sebagai Organisasi masyarakat dan Organisasi Kepemudaan yang di mana setiap aktifitas Briges senantiasa berafiliasi terhadap masyarakat daerah dalam rangka mewujudkan atau melaksanakan nilai nilai Pancasila yang sudah di atur dalam undang undang. Dan juga Brigez memiliki beberapa cabang kecil
Kegiatan Brigez DPC Arcamanik sendiri sekarang ini sudah mengarah kepada hal – hal yang positif seperti BakSos (Bakti Sosial), Bagi – bagi takjil, Bela ulama, Mengadakan kajian – kajian salah satunya bersama Ust. Evi Evendi dan sudah terlaksananya Pancasila Sila ke – 3 yaitu persatuan Indonesia dimana sudah terciptanya kondusifitas antara Ormas Brigez dan Ormas lainya. Bisa dilihat dari fakta lapangan yang ada bahwa Brigez ini berdampingan dengan 13 Ormas lainya di wilayah Arcamanik. Ormas Brigez memang di orientasikan sebagai wadah para pemuda dan masyarakat untuk menuangkan potensi – potensi yang dimiliki, dengan tujuan terciptanya masyarakat yang berbangsa serta bernegara sehingga masyarakat lebih cinta lagi terhadap tanah airnya. Dan dari pengalaman aktifitas pun Brigez sering mendapat sertifikat sebagai bukti berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
Itu membuktikan  bahwa anggapan sebagian besar masyarakat tentang image Brigez buruk itu tidaklah benar  karena dengan pengakuan serta pemberian sertifikat penghargaan pada Brigez dari pemerintah daerah telah membuktikan bahwasanya anggapan sebagaian besar masyarakat itu tidaklah benar tentang image brigez yang mereka anggap buruk, adapun sebagian kecil anggota yang mengatas namakan brigez dan membuat kekacauan serta meresahkan masyarakat itu adalah oknum.
Untuk wilayah Arcamanik sendiri memiliki struktur organisasi yang tersruktur terdiri dari Kordinator Wakil koordinator, Sekertaris dan Bendahara serta di awasi langsung oleh Pimpinan Cabang serta pusat. Adapun agenda rutin dari Brigez DPC Arcamanik adalah kumpul wajib setiap malam minggu untuk mempererat persaudaraan serta membahas atau merencanakan kegiatan yang sifatnya positif seperti kajian, Baksos dan lain sebagainya.





BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan 

Dinamika dalam Ormas masyarakat memang beragam, tapi semestinya dalam keberagaman itu kita sebagai Mahasiswa dapat merangkul sekaligus dapat mengingatkan kalau seandainya ada oknum yang tidak sejalan dengan nilai – nilai Pancasila, karena pada akhirnya setiap aktifitas yang di lakukan oleh Ormas dapat mempengaruhi bagaimana keadaan di lingkungan masyarakat 

3.2 Saran 

Dan kita sebagai mahasiswa sekaligus masyarakat harus mengapresiasi dan mendukung  terhadap ormas ormas disekitar kita karna telah berkembang menjadi suatu organisasi yang terstruktur,  positif  dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prosa "Bebal"

... Keterbelakangan sempurna akhlak penerus abu jahal Tentang, remaja perjuangan temukan jati diri durjana Oknum goblok terbalut label agama bar bar Korporat bangsat dan sabotase moral Dan pelajar bebal berzina atas dasar nafsu duniawi Dalam kamuflase sensasi binal cinta monyet Kemunafikan birahi santri pubertas Liberalis otak jelata, bacot fasik di atas ego apatis Hari ini dan seterusnya kita rampok semua yang memuakkan...! Kita teguk semua kelabu maksiat Membakar batas monopoli para pengumpat ambisi neraka Karna kebenaranpun mungkin sudah mampus Biar tuhan tahu dan kedua malaikat idiot hanya geming menatap juga mencatat tak berdaya. persetan dengan fasis persetan dengan fanatik persetan dengan pemabuk agama tanpa implementasi Saat prediksi parameter soleh hanya omong utopis surgawi Maka dengan semua keangkuhan diri, ku mengutuk setiap hati yang di khitan taubat Kalian semua punya Hati..!! Lantas untuk apa Lurus jika Bengkok itu Indah??!! hahaha... . . . duhai sang waktu... maafkanlah...

Dampak Covid-19 Terhadap sektor Ekonomi

 Cipadung, 15 Mei 2020 Sejam lebih 1.456 detik, saya benar" terlena dengan aplikasi kinemaster, tampak jempol dan bulu mata saya pun belum menunjukan rasa lelahnya, terus mengutak atik video, yang nantinya disetor sebagai salah satu tugas mata kuliah. Awanpun mulai memperlihatkan warna merah kekuningan, atau biasa di sebut dengan "senja". huhhh... tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hingga akhirnya video yang saya desain selesai juga 😆.... Saya yakin editor pro kinemaster akan menangis lihat karya saya ini,  begitu sempurna, indah dan abstrak. hahaha..., karena abstrak saya sengaja membuat keterangan berbentuk tulisan nya, maka silahkan simak dibawah ini Rizky Fauzi Mulyana Dampak Covid – 19 Saya ingin coba membahas dampak virus ini dalam perspektif ekonomi, di lansir oleh media media di internet  bahwa depresiasi harga minyak dunia turun drastis sampai menyentuh harga minus US dollar Bahwa para pengamat ekonomi migas pun menyatakan semestinya Indonesia bisa menurunk...

Homo Economicus

9 april 2022 Kuda besi campur pelastik saya arahkan menuju bunderan cibiru, tepat didepan UIN Bandung, terlihat beberapa dagangan berjejer dengan berbagai macam jenis jajanan. Hingga akhirnya saya pun berlabuh disalah satu warteg (sebut saja wartin a.k.a warteg uin). Mobilitas warga Bandung memasuki malam cukup tinggi, lalu – lalang kendaraan melaju dengan velositas rendah memburu hidangan berbuka dan takjil membuat jalanan dari ujungberung hingg bunderan cibiru macet merayap, ditambah prilaku warga yg parkir sembarangan demi memilih jajanan yg dsukai, begitupun saya, namun sebelum berlabuh diwartin, cukup lama saya menyusuri sepanjang jalan Ah Nasution untuk mencari menu andalan, jengkol. Sudah mampir ke 4 rumah makan tapi hasilnya nihil.  Setelah beberapa dasawarsa mengitari Bandung bagian Timur akhirnya saya dapat menemukan jengkol, walaupun dengan harga yang tidak bersahabat, kerena kenaikan harga jengkol yang mencapai 90rb/kg dipasar tradisional menyebabkan pengusaha rumah mak...