Langsung ke konten utama

Prosa "Bebal"

... Keterbelakangan sempurna akhlak penerus abu jahal

Tentang, remaja perjuangan temukan jati diri durjana

Oknum goblok terbalut label agama bar bar

Korporat bangsat dan sabotase moral


Dan pelajar bebal berzina atas dasar nafsu duniawi

Dalam kamuflase sensasi binal cinta monyet

Kemunafikan birahi santri pubertas

Liberalis otak jelata, bacot fasik di atas ego apatis


Hari ini dan seterusnya kita rampok semua yang memuakkan...!

Kita teguk semua kelabu maksiat

Membakar batas monopoli para pengumpat ambisi neraka

Karna kebenaranpun mungkin sudah mampus

Biar tuhan tahu dan kedua malaikat idiot hanya geming menatap juga mencatat tak berdaya.


persetan dengan fasis

persetan dengan fanatik

persetan dengan pemabuk agama tanpa implementasi


Saat prediksi parameter soleh hanya omong utopis surgawi

Maka dengan semua keangkuhan diri, ku mengutuk setiap hati yang di khitan taubat

Kalian semua punya Hati..!!

Lantas untuk apa Lurus jika Bengkok itu Indah??!! hahaha...

.

.

.

duhai sang waktu... maafkanlah :( #dajal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dampak Covid-19 Terhadap sektor Ekonomi

 Cipadung, 15 Mei 2020 Sejam lebih 1.456 detik, saya benar" terlena dengan aplikasi kinemaster, tampak jempol dan bulu mata saya pun belum menunjukan rasa lelahnya, terus mengutak atik video, yang nantinya disetor sebagai salah satu tugas mata kuliah. Awanpun mulai memperlihatkan warna merah kekuningan, atau biasa di sebut dengan "senja". huhhh... tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hingga akhirnya video yang saya desain selesai juga 😆.... Saya yakin editor pro kinemaster akan menangis lihat karya saya ini,  begitu sempurna, indah dan abstrak. hahaha..., karena abstrak saya sengaja membuat keterangan berbentuk tulisan nya, maka silahkan simak dibawah ini Rizky Fauzi Mulyana Dampak Covid – 19 Saya ingin coba membahas dampak virus ini dalam perspektif ekonomi, di lansir oleh media media di internet  bahwa depresiasi harga minyak dunia turun drastis sampai menyentuh harga minus US dollar Bahwa para pengamat ekonomi migas pun menyatakan semestinya Indonesia bisa menurunk...

Homo Economicus

9 april 2022 Kuda besi campur pelastik saya arahkan menuju bunderan cibiru, tepat didepan UIN Bandung, terlihat beberapa dagangan berjejer dengan berbagai macam jenis jajanan. Hingga akhirnya saya pun berlabuh disalah satu warteg (sebut saja wartin a.k.a warteg uin). Mobilitas warga Bandung memasuki malam cukup tinggi, lalu – lalang kendaraan melaju dengan velositas rendah memburu hidangan berbuka dan takjil membuat jalanan dari ujungberung hingg bunderan cibiru macet merayap, ditambah prilaku warga yg parkir sembarangan demi memilih jajanan yg dsukai, begitupun saya, namun sebelum berlabuh diwartin, cukup lama saya menyusuri sepanjang jalan Ah Nasution untuk mencari menu andalan, jengkol. Sudah mampir ke 4 rumah makan tapi hasilnya nihil.  Setelah beberapa dasawarsa mengitari Bandung bagian Timur akhirnya saya dapat menemukan jengkol, walaupun dengan harga yang tidak bersahabat, kerena kenaikan harga jengkol yang mencapai 90rb/kg dipasar tradisional menyebabkan pengusaha rumah mak...